Sep.18

Analisis dan Perancangan Sistem Informasi 2 – Sistem Informasi Eksekutif (Executive Information System)

Analisis dan Perancangan Sistem Informasi 2 – Sistem Informasi Eksekutif (Executive Information System)
Sistem Informasi Eksekutif (Executive Information System / EIS) adalah sistem yang menyediakan informasi bagi eksekutif terutama informasi menyeluruh tentang kinerja organisasi untuk mendukung kegiatan dan pekerjaannya. Istilah lain yang sering digunakan adalah Sistem Pendukung Eksekutif (Executive Support System / ESS).
Suatu EIS pada dasarnya terdiri atas sebuah komputer personal (PC) yang terhubung ke suatu basis data eksekutif. Sistem ini akan memberikan tampilan informasi yang sesuai dengan permintaan informasi, terutama yang sifatnya insidentil. Selain basis data eksekutif EIS terhubung ke SIM organisasi sehingga EIS dapat memperoleh data inti atau data ringkasan semua sistem fungsional dalam organisasi sehingga eksekutif dapat memperoleh gambaran lengkap tentang organisasi.

Sejarah EIS

Secara umum, sistem informasi eksekutif dikembangkan seperti mainframe program berbasis komputer. Tujuannya adalah untuk melindungi sekumpulan data dan untuk menyediakan kinerja penjualan atau statistik riset pemasaran untuk membuat keputusan, seperti halnya petugas keuangan, direktur pemasaran, dan petugas eksekutif pemimpin. Obyektif adalah untuk mengembangkan aplikasi komputer itu akan menyoroti keterangan untuk memuaskan eksekutif senior kebutuhan. Secara khas, sebuah EIS menyediakan data hanya perlu untuk mendukung keputusan level eksekutif dari pada data bagi seluruh perusahaan.

Hari ini, aplikasi dari EIS tidak hanya pada hirarki perusahaan, tetapi juga di komputer pribadi pada satu daerah jaringan lokal. EIS sekarang seberangi platform perangkat keras komputer dan mengintegrasikan keterangan menyimpan pada mainframe, mesin komputer pribadi, dan minicomputers. Sebagai beberapa perusahaan jasa klien mengadopsi sistem informasi perusahaan yang terakhir, karyawan dapat mempergunakan komputer pribadi mereka untuk memperoleh akses ke datan perusahaan dan memutuskan data yang adalah relevan untuk pembuatan keputusan mereka. Perbuatan pengaturan ini semua, pengguna mampu untuk menyesuaikan akses mereka ke perusahaan sesuai data dan menyediakan keterangan relevan terhadap keduanya bagian atas dan tingkat yang lebih rendah di perusahaan.

Komponen EIS ( Executive Information System )
Komponen dalam sebuah EIS dapat digolongkan menjadi :

a.       Perangkat Keras (hardware)

b.      Perangkat Lunak (software)

c.       Pengguna Interface

d.      Telekomunikasi

e.      Aplikasi

f.        Pabrikasi

g.       Pemasaran

h.     Keuangan

Karakteristik utama dari EIS adalah:
  • menyediakan akses yang mudah dan cepat ke seluruh sumber data / informasi dengan kemampuan untuk melakukan peringkasan, pemilihan, ataupun merinci lebih lanjut
  • membantu eksekutif meng-identifikasi masalah dan mengenali adanya peluang
  • memiliki fleksibilitas (keluwesan) dalam pembuatan laporan
  • memiliki perangkat (software) untuk melakukan analisis terhadap data dan informasi, misalnya analisis trend, atau drill-down
  • mudah digunakan (user friendly)
  • biasa dilengkapi dengan fasilitas akses komunikasi, e-mail, konferensi.

Trend EIS di Masa Depan

  1. Penggunaan EIS pada perusahaan besar menjadi umum.
  2. Software EIS dengan harga lebih murah makin dibutuhkan.
  3. SIM dan DSS masa depan akan menjadi seperti EIS saat ini.
  4. Dibandingkan aplikasi lain lebih banyak usaha yang dilakukan agar user menerima EIS. Kita akan melihat perangkat lunak SIM dan DSS kelas baru yang berisi banyak feature EIS, dirancang untuk manajer pada tingkat yang lebih rendah.
  5. Eksekutif akan mempertahankan komputer secara perspektif.

Keuntungan dan Kerugian EIS

Keuntungan

  • Mudah bagi eksekutif taraf bagian atas untuk pergunakan, pengalaman komputer luas bukan diperlukan di operasi
  • Sediakan pengiriman tepat waktu dari keterangan rangkuman perusahaan
  • Keterangan yang disediakan makin baik mengerti
  • Saring data untuk manajemen
  • Tingkatkan untuk menjejaki keterangan
  • Tawarkan efisiensi untuk pembuat keputusan

Kerugian

  • Fungsi adalah terbatas, tidak dapat melaksanakan hitungan kompleks
  • Susah untuk mengukur bermanfaat bagi dan untuk membenarkan implementasi dari satu EIS
  • Eksekutif mungkin menghadapi beban terlalu berat keterangan
  • Sistem mungkin menjadi alon-alon, besar, dan susah untuk mengatur
  • Sulit ke data arus biaya hidup
  • Bolehkan memimpin ke kurang data yang dapat dipercaya dan tidak kuat
  • Perusahaan kecil mungkin menghadapi biaya berlebihan untuk implementasi

Penjelasan singkat tentang EIS:

Contoh EIS:

Education,Video
Share this Story:
  • facebook
  • twitter
  • gplus

About wahyupujiono

Leave a comment

Comment